Duhai Dinda pujaan hati kanda seorang.
Yang selalu kanda impikan pagi, siang, sore sampai malam menjelang
Rinduku padamu bagai pejuang yang merindukan kemerdekaan
Dinda Sayang!
Jika Muhammad Toha rela mati di gudang peluru
Aku pun rela mati demi mendapatkan cintamu…
Jika Cut Nyak Dien gigih berjuang membela negara
Aku pun akan gigih berjuang mendapatkan cinta Dinda..
Dinda sayang!
Meski kau bilang Ayahmu sekejam Kompeni
Walau kau katakan Ayahmu sekejam Penjajah Belanda
Demi cinta yang tulus di hati, Kanda siap kerja Rodi
Dinda sayang, katakan pada ayahmu…Kanda rela menjadi Romusha
Dinda sayang!
Jaman Siti Nurbaya telah berubah
Indonesia tidak lagi terjajah
17 Agustus 1945 Indonesia sudah Merdeka
Tapi mengapa Ayahmu tetap tega menjegal cinta Kanda?
Kanda memang tidak Seganteng Tora Sudiro
Tapi Kanda memiliki semangat selayak Bung Tomo
Kanda memang tidak segagah Jendral Ahmad Yani
Tapi demi menjadi pejuang cinta, Kanda rela mati…
Dinda sayang!
Demi cinta Kanda rela berjuang
Meski Ayahmu tetap bersikap garang
Kanda ikhlas di terjang gelombang
Asal Dinda bersama Kanda tersayang.
I love You Dinda...Mmuuacchh!
Nb : Say! Puisinya jangan sampe ketauan Ayah yah..:P |