About

Name: friendship
From: Bandung, Jawa Barat, Indonesia
About me: RYU -Jakarta-RangkasBitung-Serang-Bandung- Bekasi- Jakarta-Indonesia. LOVES my family, my friends, my room, my bed,Reading, writing, Always try to be better person, cooking addict :D,Like blue, blue, blue again and black. DISLIKES insects (especially KECOA and mosquitoes! Generally, I'd say I'm a nice person. If you're nice to me I'll reciprocate it :) That's about all I have to say folks. Have a pleasant day. Thnks to being My Friend :-)
View My Profile
LooK At Thisz!
Photo di atas di tampilkan karena permintaan dari para pengunjung hahaha, tidak ada niat kenarsisan sama sekali! jangan tertipu dgn photo tersebut, smua bisa tampak beda karena efek cahaya ataupun kreasi manusia! Tapi itu emang Ryu..hehehe.
  • To Know More About Ryu


  • LOVES

    My family

    My friends

    My room

    My bed

    Reading

    Writing



    .:Contact Me:.
    ryu.tri@gmail.com email me
    ryu_tri YM Contact




    Juara 3 Lomba Entry Hut 3 Blogfam
    Indonesian Muslim Blogger
    Lomba Hut ke-3 Blogfam
    Lomba Menulis Cerita Anak BlogFam Community
    BlogFam Peduli Jogja
    Weblog Commenting and Trackback by HaloScan.com


    My Published Books

    Photobucket

    Photobucket

    Photobucket - Video and Image Hosting Photobucket - Video and Image Hosting

    Photobucket - Video and Image Hosting







    Flash! Flash! Flash!
    Kumpulan Cerita Sekilas

    (Blogfam & Penerbit Gradien, 2006)



    Yuhuuu!! Cerpen Pertama Gue yg Publish di Cerkit! Laki-laki Sayap

    Photobucket - Video and Image Hosting

    |KM Community| |KAMUS| |MQ Cyber Club| |BBV Community| |TEMPO| |DETIK| |CERKIT|
    Last Entries

    Archieves
     
     

    Wednesday, July 25, 2007
    Unyil..kabur ah..!

    Dalam seminggu ini hampir setiap hari sepulang dari aktivitas bekerja. Satu hal yang saya kerjakan adalah melihat tayangan salah satu program anak di stasiun swasta dengan tajuk acara Liburan bersama si Unyil. Ya, ya, satu acara yang di putar sebelum acara favorit saya : Bolang- Bocah Petualang.



    Tak ada yang salah dengan acara si Unyil yang dengan kenesnya berjalan-jalan di setiap kota. Atau memberikan info-info seputar tema yang sedang di bicarakan. Malah saya merasa inilah kemasan hiburan yang mesti di tawarkan oleh para produsen TV. Dan jujur, saya sangat menikmati acara tersebut :)



    Hanya ada satu yang mengganjal di pikiran saya. Coba kalau anda simak baik-baik pasti ada satu hal yang bagi saya akan “meracuni” anak-anak untuk berbuat tidak bertanggung jawab.



    Loh, kok bisa? Tentu saja bisa. Masih saya ingat ketika Unyil berkunjung dan bercerita tentang karapan sapi. Sampai menceritakan tentang proses pengambilan susu sapi. Disitu Unyil akan mengambil sekotak susu yang telah di kemas. Eeh..mungkin karena licin ataupun karena tangan si Unyil tak bisa menjangkau tumpukan susu tersebut. Tiba-tiba…BROOOLL…(Aduh adakah kiasan suara yang cukup bagus selain itu? hihihii..) tumpukan kotak susu tersebut berjatuhan di lantai. Dan apa yang terjadi? Si Unyil malah kabur sambil ngomong kayak gini :





    “Yah..jatuh, Unyil takut ketauan…kabur aja aaah…”





    Pertama kali saya tonton. Saya masih memakluminya. Mungkin dalam pikiran sang pembuat cerita, si Unyil takut ketauan menumpahkan tumpukan susu tersebut. Dan saya sekali lagi bisa memakluminya.



    Tapi kok, lama-lama tiap edisi kejadiannya pasti berulang kembali. Saat saya menonton edisi pembuatan abon sapi. Hal tersebut terjadi lagi! Unyil diperlihatkan menengok ke kiri dan ke kanan kemudian berniat mengambil satu kemasan abon sapi. Kemudian yang terjadi adalah : sang tumpukan abon berjatuhan di lantai. AGAIN! Unyil berkata “Yah, jatuh…kabuuur aja ah..” dan Unyil terlihat berlari-lari meninggalkan tumpukan abon yang tercecer di bawah (anda semua tentu bisa memvisualisasikannya kan hihihi…)



    Trus edisi pembuatan sepatu. Kotak sepatu terjatuh. Unyil kabur.

    Edisi ketika Unyil berlibur pun sama persis. Lagi-lagi unyil kabur.

    So, dalam pikiran saya adalah :



    Unyil melakukan tindakan yang salah dengan kabur dan tidak bertanggung jawab atas perbuatannya.





    Pola yang sama terjadi berulang-ulang dalam setiap edisi. Lama-lama saya jengah juga melihatnya. Saya tidak bisa membayangkan jika adik kecil saya melihat tayangan tersebut (dan saya sejuta persen yakin adik saya melihat acara si Unyil) apa bahkan tidak mungkin terjadi sang anak yang tak di temani oleh kakaknya atau orang tuanya saat menonton acara tersebut, akan mengikuti jejak tingkah laku Unyil?! Kabur menyelamatkan diri setelah melakukan perbuatan yang “tidak baik”.





    Sekali waktu saya bisa mengingatkan adik saya agar tidak melakukan hal tersebut. Tapi, jika setiap edisi berulang-ulang menampilkan hal yang sama. Apa malah akan meracuni pikiran anak secara tak langsung?? Mbok ya, mengapa tim kreatif tidak melakukan dialog semisal “ Aduhh..jatuh deh…waduh unyil harus membereskannya nih!” atau dialog :

    “Aduuh, unyil minta maaf telah menjatuhkan barangnya…maafin unyil yah..!”





    bukan malah lagi-lagi terjadi “Ya, jatuh deh! Aah..unyil harus cepat-cepat kabur nihh..”





    Aduuh…saya mohon untuk pembuat naskah ataupun tim kreatif nya Si Unyil. Mohon diperhatikan bagian tersebut. Bukankah sedini mungkin kita ingin mengajarkan arti tanggung jawab terhadap anak-anak kita?





    Tulisan ini di buat bukan untuk mendiskreditkan acara tersebut :) tapi ini adalah bukti rasa sayangnya saya terhadap acara tersebut:)

    posted by friendship @ 11:27 AM  
    |

    Lomba Blogfam HUT Kemerdekaan RI ke 62

    .:Since May 2004:.



    Tamu Online :


    Say Something to Ryu, Please!


    De Date is?

    Image Hosted By
    Designed-By

    Visit Me Klik It

    Credite

    15n41n1