Udah hampir 9 tahun ternyata saya jadi anak kost-an, nggak kerasa umur semakin tua, plus belum ada tanda-tanda akan segera ada yang melamar . Nah Loh? Sepertinya gue harus teriak kenceng-kenceng biar si Dia berani mengajukan diri untuk saya cermati keberadaannya. Nah loh, makin ngelantur!. Ya..ya…intinya saya Cuma mau ngasih tahu kalo selama hidup sembilan tahun ini ternyata tetep sama aja nggak ada yang berubah.
Orang lain mah udah pada ke bulan, ada yang jalan-jalan ke planet Mars segala macam. Ada yang nyiptain teknologi 3 G, mbok saya tetep saja jadi anak kost yang tinggal di kota orang hihihi.
Selama jadi anak kost tentu saja ada duka nestapa, gundah gulana dan juga resah gelisah ketika akan pindahan. Ya iya lah, masa saya betah sembilan tahun di tempat yang sama. Curiga nantinya ibu kost bakal mengadopsi saya kelak atau mungkin menjadikan calon menantunya yang ramah tamah, bijaksana, rajin dan juga penyayang :D
Kalau di runut, daerah jajahan kost-an yang saya tempati tentu saja ada korelasinya dengan kehidupan saya. (Secara gue adalah orang yang menganut prinsip di mana situasi berada disitu gue mendekat..hehehhehe) Jadi kost-an pun pasti selalu dekat dengan tempat dan nyawa saya akan bergantung :D
Maksudnya saya pernah kost di daerah X karena dulu dekat dengan tempat kuliah saya. Terus kemudian saya pindah ke lokasi Z karena saya di terima kerja di suatu perusahaan di daerah tersebut. Kemudian saya pun berpindah lagi ke daerah Y, Karena lagi-lagi saya pindah kerja ke perusahaan lain. And AGAIN! Kembali saya pindah ke daerah A karena bisa dipastikan lokasi bekerja saya yang sekarang di daerah A.
Banyak hal yang menarik ataupun hal-hal bodoh yang saya dapatkan ketika mencari sebuah kost-an. Bagaimana ketika suatu saat saya telah betah di suatu tempat, dan tiba-tiba mesti mencari tempat kost baru karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinan.
Mungkin karena saya adalah tipe orang yang betahan. Selama ngkost, meskipun tempat kost-an saya udah nggak enak dan saya telah menjadi kuncen di kost-an tersebut…saya tetep aja adem ayem (Emang ada yang nanya kost-an elo Ry? )
Yah, setidaknya ada hal-hal yang mesti dicermati ketika mencari sebuah kost-an. Nggak ada cerita grasa grusu seperti yang saya lakukan. Meskipun kacau ataupun terlihat tampak bodoh. Tetapi tips-tips di bawah ini bisa di ikuti dan di praktekan dengan seksama.
- Carilah tempat kost yang dekat dengan kegiatan anda.
Adalah salah, jika anda berkuliah atau bekerja di daerah Pahlawan dan mencari Kost-an di daerah Sukajadi. Jauh bow! Jangan memberikan alasan bahwa anda kreatif ketika memilih kost-an yang jauh dari tempat kuliah atau bekerja anda. Dimana-mana yang namanya nge kost itu pasti nyarinya lebih deket ke tempat kuliah atawa kerjaan. Jangan merasa tersinggung kalau ternyata anda melakukan tindakan seperti yang saya tuliskan. Kuliah di Unpas Taman Sari, kost-nya di daerah Cicaheum…Wak! Nggak kurang jauh tuh??
2. Carilah kost-an yang isi alias tidak kosong.
Mungkin ini berlaku bagi sebagian tipikal anak kost-an yang malas. Yang males beli barang. Yang males beli kasur, males beli lemari, males beli dispenser dan sebagainya. Kalau ternyata anda adalah tipe orang yang nggak betahan alias bosenan, maka alangkah baiknya jika kalian memilih kost-an yang memberikan fasilitas minimal kasur dan lemari baju. Jadi ketika pindahan anda tidak akan di recoki dan dibingungkan dengan pertanyaan : Bagaimanakah mengangkat kasur dengan baik dan benar?
Apakah lemari baju akan di bawa atau di sumbangkan ke ibu kost?
Apakah dispenser dan kipas angin akan di loakan ke pasar baru?
3. Pilih-pilih kost-an dengan baik dan benar
Memilih kostan hampir sama persis bagaikan memilih kucing dalam karung, memilih belahan jiwa, memilih pacar ataupun calon suami. Jika anda merasa kurang sreg dengan kost-an yang akan anda tempati. Dan ternyata anda telah membayar satu tahun. Maka selamat merasakan penderitaan lahir bathin selama berada di kostan tersebut hahahah.
Ups, jangan sampai kejadian yang persis saya alami terulang pada anda semua. Saya adalah tipe orang grasa grusu dalam mencari kost-an, alhasil di kost-an saya setahun silam yang lalu, penderitaan teramat sangat saya rasakan. Dan karena saya adalah tipe orang yang baik (tentu saja menurut orang-orang yang saya ancam hahahaha) saya memberikan tips ini kepada anda semua :D
4. Carilah yang Bulanan dan bukan Tahunan.
Jika anda adalah tipe orang yang betahan, maka anda boleh memilih kost-an dengna system tahunan. Karena biasanya system tahunan akan lebih murah disbanding dengan system bulanan. Tapi, jika anda merasa keuangan lagi pailit dan tipe pembosan, maka disarankan untuk memilih kost-an bulanan.
5. Teliti kamar mandi dan fasilitas
Satu yang mesti diperhatikan ketika mencari kost-an adalah. Teliti kamar mandinya! Jangan terlalu berharap melihat kamar mandi yang eklusif jika budget kost yang dikeluarkan tidak terlalu besar hihihihi. Yang penting jika kost-an yang anda datangi tipe kamar banyak, tolong pastikan kamar mandi nya tidak hanya satu. Melainkan dua atau tiga. Nggak lucu kalo 10 kamar eeeh kamar mandinya Cuma satu. Dan yang paling penting lihat kebersihan bak mandi dan WC nya. Jika WC dan bak mandinya bersih, ini berarti yang punya kost-an nggak jorok! Oh iya, cek juga airnya. Bersih apa nggak? Suka mati apa nggak?
6. Tanya apakah including semua biaya.
Biasanya pemilik kost-an akan bersikap manis terhadap anak baru yang sedang mencari kost-an. Awal-awalnya dia bilang biaya bersih including listrik, air dan sampah. Eeeh ternyata bohong sodara-sodara! Nah, untuk menyiasati hal tersebut, pastikan pada saat pembayaran anda wajib menerima kuitansi yang menuliskan semua biaya sudah termasuk biaya sampah, listrik, air dan segala macam. Jadi ketika anda membawa Laptop anda tidak akan di tagih bayaran listrik.
Jika tempat kostan sudah di dapat. Perjanjian telah di sepakati. Nego harga telah di dapat. Dan anda telah memutuskan masuk ke dalam area kost-an tersebut. Hal yang anda mesti lakukan adalah :
7 . Jadilah anak kost yang bersahaja
Jika anda berada di sebuah kost-kostan dengan tipe kamar-kamar yang banyak. Maka sopan santunlah yang paling di utamakan. Jagalah keharmonisan antar kamar-kamar. Bertetanggalah dengan sesame. Tapi, jangan kecentilan or sok akrab sebagai anak baru. Jika tipe penghuni kost-an adalah tipe penyendiri alias demen ngurung diri di kamar masing-masing, anda jangan sesekali memasuki area mereka dengan gaya sok akrab dan sok tepe-tepe ke anak kostan lainnya. Ingat! Sebagai anak kost yang baru masuk, anda di tuntut bersikap seprofesional mungkin sebagai seorang anak kost hihihihihii..
Jangan lupa berkenalan dengan penghuni kost-an yang lama. Anda nggak mau kan tiba-tiba di anggap sombong karena tidak berkenalan dengan mereka??
Tips ini mungkin akan bertambah atau bahkan mungkin akan berkurang. Semuanya tergantung dari kenormalan dan pola pikir saya selanjutnya :D.
Setidaknya menjadi anak kost itu susah-susah gampang sodara-sodara. Masih untung setiap kali saya pindahan selalu ada seseorang dan teman-teman yang bersedia di jadikan pembantu. Meski mereka selalu sewot hahahahhaha….Kenapa siy Elo beli barang banyak banget! Dan satu kata-kata dari seseorang adalah “ Bisa nggak sih, kamu itu nggak gila beli buku? Kan repot kalo pas pindahan!”
Ya..ya..ya…Enjoykanlah!
|